Temukan Kemitraan Tidak Sehat, Laporkan Ke KPPU

Surabaya, (21/2). Komisioner KPPU Hary Agustanto dan Komisioner Kodrat Wibowo menjadi pembicara utama dalam kegiatan bertajuk “Sosisalisasi Kemitraan Sehat dan Sejahterakan Rakyat di Universitas Dr. Soetomo”. Dalam acara sosialisasi tersebut, hadir juga Rektor Universitas Dr. Soetomo, Bachrul Amiq yang didampingi Wakil Rektor IV Universitas Dr. Soetomo Meithiana Indasari.
Sosialisasi ini yang diselenggarakan bersama antara KPPU dengan Universitas Dr. Soetomo ini bertujuan untuk memberi pemahaman kepada mahasiswa terkait pengawasan kemitraan berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 2008 Tentang UMKM. “UMKM merupakan salah satu penompang perekonomian di Indonesia, kita ketahui 99,99% pelaku usaha di Indonesia terklasifiasi dalam kelompok pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan hampir 97% tenaga kerja terserap pada kategori bidang usaha UMKM” Harry Agustanto.
Sementara itu, Kodrat Wibowo menjelaskan mengenai tugas KPPU dalam pengawasan kemitraan yang mempunyai pola seperti inti-plasma, subkontrak, waralaba, perdagangan umum serta distribusi dan keagenan. “Dengan adanya pegawasan kemitraan yang dilakukan oleh KPPU diharapkan akan berdampak pada pelaku usaha UMKM, sehingga dapat memperbaiki kondisi ekonomi pelaku UMKM,”, Jelas Kodrat Wibowo.
Pengawasan kemitraan sangatlah penting dikalangan mahasiswa yang bercita-cita menjadi pengusaha sehingga dapat memahami konsep kemitraan yang sehat sehingga dapat melakukan kemitraan dengan baik dengan pelaku usaha besar sesuai dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang UMKM. “Bahwa sistem ekonomi di Indonesia adalah demokrasi Perekonomian yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pada umumnya, tentu saja termasuk pelaku usaha UMKM” Jelas Meithiana Indrasari.
Civitas akademik yang didalamnya terdapat Mahasiswa dan Dosen diharapkan dapat memahami nilai-nilai persaingan usaha yang sehat serta pengawasan kemitraan, sehingga kedepannya apabila ditemukan tindakan penyalahgunaan dalam kemitraan dapat dilaporkan ke KPPU.